BZWI8C3qMxmdvudEkXnedhGzdjepF89oa9U6FDLb
Subsribe

Virus Corona: Rapid Reaktif Buat Saya Ketar Ketir

Virus Corona: Rapid Reaktif Buat Saya Ketar Ketir
Suasana rapid tes di tempat kerja/dokumentasi pribadi
Dampak pandemi covid 19 atau virus corona membuat karyawan mengalami pemutusan hubungan kerja tetapi yang lebih berdampak bagi saya adalah beban mental.

Senin, 13 Desember 2020, pukul 09.00 WIB
Itu yang saya rasakan.

Pekan sebelumnya di tempat saya mengajar ada informasi bahwa salah satu rekan guru menunjukan gejala virus corona (rapid tes reaktif).

Senin, 13 Desember 2020, pukul 09.00 WIB
Jujur saya panik karena beliau wakasek kurikulum dan saya yang mengelola E rapor. Aplikasi penilaian berbasis web. 

Pekan - pekan ini kami sering berinteraksi, walau pun memakai masker dan tetap menjaga jarak. Namun mendengar kabar itu saya jadi panik.

Senin, 13 Desember 2020, pukul 09.00 WIB

Teman - teman guru menunjukan reaksi masing - masing. Menanggapi hal itu maka pihak sekolah, Senin, 14/12/2020 memutuskan untuk melakukan rapid tes secara masal. Semua guru dirapid, termasuk saya.


Malamnya pimpinan mengirimkan daftar nama - nama guru yang akan dirapid. Lengkap dengan jam. Ini dilakukan untuk menghindari penumpukan guru, sekaligus mengikuti protokoler kesehatan. Tetap menjaga jarak.

Virus Corona: Rapid Reaktif Buat Saya Ketar Ketir
Suasana rapid/antri sebelum dites/dokumentasi pribadi

Hal yang membuat saya jadi ketar - ketir adalah dalam daftar nama tersebut, nama saya berada di urutan teratas.

Senin, 13 Desember 2020, pukul 09.00 WIB

Dalam hati saya bertanya, "mengapa nama saya yang disebutkan pertama", apakah saya salah satu kandidat yang dicurigai?

Entahlah berbagai pertanyaan muncul dan saya sangat takut menghadapi rapid tes hari ini.

Alasannya karena saya sering berinteraksi dengan teman guru yang hasil tesnya menunjukan reaktif dan alasan kedua semacam beban mental, karena nama saya berada di urutan pertama.

Singkat cerita hasilnya negatif, namun tetap waspada karena tiga orang teman guru menunjukan reaktif. Hasil rapid tes hari ini. Senin, 13 Desember 2020, pukul 09.00 WIB di Jakarta Barat.

Teman - teman tetap waspada dan sayangi orang terdekat yang ada di rumah dan di sekitarmu. Tetap menggunakan masker dan jaga jarak.

Mari kita lihat statistik CSSEGIS and Data COVID-19 hari ini.(Senin, 13 Desember 2020, pukul 09.00 WIB).

https://www.google.com/search?q=Virus+Corona&rlz=1C1CHBD_idID875ID875&oq=Virus+Corona&aqs=chrome..69i57j0i433l4j69i61l2j69i60.6413j1j4&sourceid=chrome&ie=UTF-8

Salam sehat untuk semuanya.

Related Posts

Related Posts

6 komentar

  1. masih bersyukur untugnya reaktif yah

    semoga bapak Martin diberi kesehatan selalu ya, tetap semangat, stay safe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak mas Intan atas suportnya,

      Semoga kita semua selalu sehat dan mampu melewati situasi sulit ini...

      Hapus
  2. Masih reaktif, ada rasa syukur juga ya. Yang penting jaga gaya hidup dan pola makan serta prokes 3M. Btw kalau ambil darahnya di lengan boleh kan? Karena aku tuh bisa pingsan kalau ditusuk di jari. Swear bener ini tanya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar teh pola hidup sehat itu penting bangat, salah satu cara untuk menghindari virus corona..

      Kurang tahu teh, soalnya saya di jari...

      Semoga kita semua selalu sehat dan mampu melewati situasi sulit ini ya.. salam hangat..

      Hapus
  3. Semoga semua baik-baik saja Moat Guru. Yah reaktif baik positif maupun negatif belum bisa dikatakan sedang kena Kopid.. Batuk pilek dan kepala sakit saja bisa membuat antibody menjadi reaktif..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar ama, tapi namanya panik adu mama sayang e,... ngeri ama takut setengah mati kwkwk, tapi bersyukur semuanya baik - baik saja...

      salam sehat ama

      Hapus