Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

OMK Jadi Pertimbangan Saya Menjadi Ketua Lingkungan St. Petrus Volker

OMK Jadi Pertimbangan Saya Menjadi Ketua Lingkungan St. Petrus Volker
Martin Karakabu bersama anak - anak Fef
Ini adalah refleksi pribadi, mari mulai narasi. Saya tumbuh dan besar dalam keluarga Katolik. Tidak begitu taat, namun saya percaya bahwa Tuhan itu Maha Baik. 


Penyertaan Bunda Maria kepada keluarga kecil saya sangatlah luar biasa. Berkat Tuhan selalu kami terima hari lepas hari.

**

“Melihat” kehidupan menggereja yang monoton (pendapat pribadi), saya pun “tergerak” untuk ikut andil membangun gereja dengan mencalonkan diri menjadi ketua lingkungan St. Petrus Wilayah 1, Paroki Fransiskus Xaverius Tanjung Priok, Jakarta Utara.


Pertanyaan kritisnya ialah bagian mana yang monoton?.


Jawaban saya ialah bagian pelayanan iman Kristianinya. Pemimpin ibadah, mazmur, sampai dengan dirijen orang yang sama berulang - ulang.


Apakah orang yang mengambil bagian dalam pelayanan secara terus menerus itu egois, jawabannya tidak. Justru karena merekalah kehidupan gereja masih berjalan sampai saat ini.


Orang Muda Katolik (OMK) munculnya “Senin – Kamis”. 


Hari ini muncul besok tidak, besok muncul seminggu kemudian menghilang. Itulah yang saya lihat. Jika orang muda sebagai penerus kehidupan gereja seperti itu, bagaimana masa depan gereja?.


Pertanyaan tersebut mengusik saya; akhirnya saya mencalonkan diri menjadi ketua lingkungan. Jadi menjawab “bisik-bisik tetangga” yang mengatakan “pak Martin ambisi bangat si menjadi ketua, ada apa ya?”. Jawabannya bukan ambisi tetapi prihatin. Kenapa mau menjadi ketua jawabannya saya ingin OMK harus menjadi “motor penggerak” kegiatan gereja.


Secara manusia biasa, jujur saya tidak ingin menghabiskan banyak waktu untuk melakukan kegiatan sosial yang tidak menghasilkan uang. 


Jika harus memilih, mendingan saya mengajar eskul, les, atau konsen mengelola blog adsense saya. Itu bisa menghasilkan uang, tetapi saya memilih sebaliknya karena gereja adalah saya dan kita; bukan bangunan yang ditinggal pergi umatnya.


Jadi mari kita bergandeng tangan bersama-sama, hilangkan prasangka dan satu hati membangun lingkungan santo petrus, Paroki Fransikus Xaverius Tanjung Priok Jakarta Utara menjadi lebih baik. Pro Eklesia et patria.    


Baca juga: Terpilih jadi Ketua Lingkungan Santo Petrus Volker, Hanya Bisa Pasrah kepada-Nya  

Posting Komentar untuk "OMK Jadi Pertimbangan Saya Menjadi Ketua Lingkungan St. Petrus Volker"