Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Modestha : Cerdas dan Apa Adanya, Bukan Ada Apanya

Modestha : Cerdas dan Apa Adanya, Bukan Ada Apanya.
Modesta Igo
Setiap orang bisa menjadi apa pun yang diinginkan, termasuk bisa menyanyi. Menyanyi hanya sekedar menyanyi semua orang pun bisa menyanyi, tetapi menyanyi dengan irama dan ketukan yang tepat butuh proses dan latihan. 


Mungkin sobat kita yang satu ini tidak sehebat Judika atau sepopuler Ariel Noah, tetapi untuk umat Lingkungan Santo Petrus Volker beliau cukup diandalkan dalam urusan liturgi dan nyanyian liturgi.


Namanya Modestha, kami memanngilnya Ka Modest, sebagian umat memanggil "Pine", sebagian kecil menyapanya dengan sebutan "ine". Walau berbeda sapaan atau sebutan kepada beliau, namun satu yang pasti dan tidak pernah berbeda ialah dia selalu menjadi dirinya sendiri, yang apa adanya, bukan ada apanya.


"Eii, saya omong ya omong saja, kau mau tersinggung atau tidak terserah kau, yang penting saya omong untuk baik bukan membuat kau menjadi rusak"


Katanya kepada ketua lingkungan dalam suatu kesempatan. 


Sederhana, apa adanya dan cerdas menjadi tiga serangkai dari wanita tangguh kelahiran Bajawa Nusa Tenggara Timur Ini. 


Soal urusan liturgi sangat dipahaminya dengan baik, bukan karena yang bersangkutan pernah mendapatkan pendidikan khusus, tetapi karena proses belajar dan budaya Katolik yang kental di  nusa bungalah yang menjadikannya demikian.


Kemampuan yang dipunyainya sangat dibutuhkan oleh umat Lingkungan Santo Petrus Volker, terutama pengurus lingkungan untuk menjadi teman untuk bertanya dan bertukar tutur seputar liturgi. Oleh pengurus lingkungan beliau diminta secara khusus untuk menjadi mentor bagi sie liturgi periode 2019 - 2020 dan umat yang mau belajar mengangkat lagu, drijen dan hal - hal seputar liturgi.


Bersahaja dalam balutan kesederhanaan, penggemar bola dan aktivis gereja yang tangguh. 


Modestha Igo.

12 komentar untuk " Modestha : Cerdas dan Apa Adanya, Bukan Ada Apanya"

  1. sebagai seorang muslim saya sangat kagum pada umat kristiani yang pandai-pandai dalam bernyanyi 😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. sampe ada jokes, juara Indonesia Idol selalu umat Kristiani. Umat muslim belum pernah juara hahaa

      Hapus
    2. Terima kasih mas Intan dan mas Dodo, kita semua bisa menyanyi. Terima kasih sudah berkunjung di sahabat, salam sukses dan terus berkarya

      Hapus
  2. Trima kasih atas artikelnya yang mengangkat sosok yang dianggap inspiratif dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Jujur, saya lebih senang sosok seperti ini diviralkan daripada sosok kontroversial yang diviralkan lalu star sindrom, tidak jaga attitude, dan lupa daratan, sehingga hanya bertahan sesaat karena disenangi sesaat. Oh ya, artikel tentang Joe Biden dan pengaruhnya terhadap hukum HAM di Indonesia sudah saya posting. Terima kasih idenya dan Silakan mampir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hallo mas Vicky terima kasih atas apresiasi dan dukungannya terhadap artikel ini, saya sangat senang atas apresiasi yang diberikan mas Vicky...

      Oh siap. Luar biasa, siap berkunjung mas Vicky...

      Hapus
    2. setuju sekali sama mr vicky, sudah saatnya tokoh tokoh inspiratif mulai dikenal di masyarakat, sehingga bisa banyak menginspirasi orang-orang.

      Hapus
  3. Sungguh luar biasa
    Saya sangat kagum

    BalasHapus
  4. Jadi penasaran dengan suara emas kak pine ini, tapi namanya memang cantik sih mas martin...

    Biasanya orang timor memang suaranya cakep cakep ya mas martin, tak terkecuali beliau...

    Menambah pengetahuanku akan liturgi, mas terima kasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mbak Tiwi, sudah mampir dan meninggalkan jejak yang positif, tetap semangat dan terus berkarya ya. salam sukses selalu.

      Hapus
  5. Wah orang Bajawa kalau urusan nyanyi tidak mau kalah dengan Larantuka atau Ambon. Coba ada rekamannya biar kita nikmati bersama...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul ama orang Bajawa memang andalan, Larantuka juga andalan ama. Ada video pendek satu nanti saya coba simpan di sini, terima kasih sudah mengingatkan ama. Salam

      Hapus