Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tuteh Pharmantara Presiden Negeri Kuning dan Blogger paling Inspirasi se Nusa Bunga

Tuteh Pharmantara Presiden Negeri Kuning dan Blogger paling Inspirasi se Nusa Bunga
Tuteh Pharmantara, blogger asal Ende
Tulisan yang berjudul Tuteh Pharmantara Presiden Negeri Kuning dan Blogger paling Inspirasi se Nusa Bunga, merupakan catatan lepas yang berisi apresiasi dan rekomendasi; bagi siapa pun yang ingin ‘menjadi berkat’ melalui blog.

 Selain itu, melalui tulisan ini saya berharap sobat mengenal Ende lewat aksara dan lukisan cahaya kamera seorang blogger. Semuanya pendapat pribadi. Termasuk kata inspirasi dan se se nusa bunga (sebutan lain iuntuk pulau Flores). 

Artinya jika ada yang berpikir, “ah masih ada blogger yang lebih hebat di NTT”. Itu baik, dan baik juga jika saya katakan demikian karena ini subjektifitas saya.


Apa yang akan saya bahas?


Ada dua hal. Pertama inspirasi yang dilakukan oleh sang blogger dan kedua pendapat pribadi saya tentang NTT dan dunia blog.


Baiklah kita mulai, namun sebelum itu izinkan saya memperkenalkan diri. Saya Martin Karakabu, Disingkat makkar. Saya seorang guru yang sedang belajar menulis.


Mengenal Tuteh Pharmantara lewat tulisan beliau yang berjudul  5 Travel blogger yang konsisten menulis. Melalui tulisan tersebut beliau memberi apresiasinya terhadap para blogger yang konsisten menulis topik tentang traveling; dan melalui tulisan tersebut juga saya berjumpa dan menelusuri satu persatu goresan aksara dalam blog pribadinya. Banyak hal istimewa di sana.


Jika anda pencinta buku dan intlektual kampus, maka anda akan ‘disajikan’  resensi buku pada label ‘buku’.


Jika anda ingin membuat novel namun belum tersalurkan niat mulia tersebut. Rekomendasi saya baca TRIPLET, tiruan kehidupan bergaya novel etnografi nusa bunga lengkap diulas. Ada dalam blog tersebut.


Pencinta trip yang ingin menelusuri pulau bunga dan danau kelimutu. Blogger ini pilihan paling tepat untuk diajak dikusi sebelum memutuskan berangkat. Mengapa? Beliau adalah pencinta trip dan berdomisili di Kab. Ende Nusa Tenggara Timur.


Jika anda ibu-ibu gang atau ibu-ibu zaman now silahkan tengok sejenak Blogpacker. Ada banyak hal istimewa dalam blog tersebut untuk ibu-ibu. Salah satunya adalah tulisan beliau yang berjudul 5 tips agar tetap awet muda.


Ataukah anda seorang pendidik maka pernyataan blogger ini menarik untuk kita simak, “pendidikan bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Yang lebih tahu mengajari yang belum tahu....” dan seterusnya. Pernayataan lengkapnya bisa lihat dalam blog tersebut.


Sidang pembaca yang terhormat pernyataannya pada poin ke 5 bukanlah kata kosong yang menghiasi ulasan ini supaya orang berkunjung. Sama sekali tidak dan itu SANGAT AMATIRAN.  


Beliau terjun ke lapangan dan melakukan, jadi yang dikatakan pendidikan adalah tanggung jawab bersama benar-benar dilakukanya. Bukan hanya menulis di dalam blog.


Maksudnya?


Pertanyaan yang bagus.


Jawabannya silahkan baca ulasannya yang berjudul 5 alasan membuka kelas blogging di NTT. Melalui artikel tersebutlah yang saya katakan inspirasi.


Inspirasinya adalah sebagai berikut:

Berbagi Tidak Harus dengan Uang

Berbagi kebaikan kepada sesama tidak harus dengan uang atau melalui retorika semu seperti pernyataan ini, “saya hanya bisa mendoakan agar.....”. Basi tahu, sekarang lakukan hal yang kecil dan sederhana dengan apa yang kita bisa. 


Itu dimulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar. Misalnya anda ahli di koding atau desain blog maka ajari orang di sekitarmu.


Jadi untuk “menjadi berkat” tidak perlu melakukan penginjilan di Papua jika tidak mampu; tetapi lakukan hal kecil dan sederhana; dan itu dimulai dari diri sendiri dan orang sekitar. Barang kali dari diri sendiri dan orang sekitar bisa mengubah pandangan sekampung, se kabupaten. 


Puji Tuhan jika se Indonesia. Kurang lebih seperti itu inspirasi yang saya maksudkan poin pertama.


Hubungan Tentang Blog dan NTT

  1. Jangan teriak busung lapar di NTT jika anda tidak menulis di blog!
  2. Jangan terik soal pendidikan di NTT jika tidak menjadi blogger!

Apa hubungan dengan dua hal di atas?


Pertanyaan yang cerdas, simak penjelasan saya berikut ini.


Pertama soal busung lapar dan masalah blog. Sebenarnya busung lapar hanyalah kata yang saya pilih untuk mewakili masalah-masalah kemanusiaan di NTT. 


Hubungannya dengan blog adalah tulislah itu semua di blog agar seluruh dunia tahu. Dengan demikian akses menuju perhatian dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah pasti ada karena kekuatan media sosial. 


Tulislah fakta, sertai dengan foto yang menunjang maka percayalah akan ada perhatian.


Saya pernah melakukan ini dengan beberapa adik-adik intlektual muda dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Taboria. 


Kami menulis di kompasiana soal busung lapar di Asmat Papua. Kami ‘gandeng’ beberapa teman-teman wartawan.


Apa yang kami lakukan walau sedikit bisa memberi kontribusi, setidaknya pemerintah tahu kalau ada persoalan serius di negeri ini yang perlu ditangani. 


Jadi kaka nona, kaka nong manfaatkan baik-baik kelas blogging NTT yang dibuka oleh sahabat Tuteh dan kawan-kawan. Setelah itu bersuaralah untuk kaum yang tidak bersuara melalui blog kalian masing-masing. Tetapi ingat tulis data dan fakta, jangan sebarkan hoax. 


Sudah terlalu banyak masalah di negeri ini jadi tolong jangan ditambah lagi.


Kedua hubungan dengan pendidikan dan blogger. Sangat erat kaitannya, pertama blog adalah kegiatan menulis. 


Anda tidak akan bisa menghasilakan sebuah tulisan yang baik jika tidak membaca terlebih dahulu. Dengan membaca kita akan tahu banyak hal.


Bukankah itu adalah kegiatan belajar mengajar?


Jadi pendidikan yang sebenarnya bukan hanya di bangku sekolah. Tetapi belajar tanpa batas dan belajar tanpa ruang dan waktu. 


Itulah hakikat pendidikan sejati menurut guru kampung seperti saya.


Mau menulis atau tidak pilihan ada di tangan kaka nona dan kaka nong, silahkan putuskan sendiri. 


Satu yang pasti di hadapanmu sekarang sahabat Tuteh dan rekan blogger yang lain sedang menyalurkan berkat melalui blog. 


Ingin maju silahkan sambut berkat itu. Salam damai untuk basudara semua di nusa bunga yang indah.



Kesimpulannya

  • Semua orang bisa menjadi berkat dan Sahabat Tuteh adalah berkat yang menginspirasi; karena bukan hanya kata yang dipakai melainkan kerja nyata dengan membangun kelas blogging NTT. Apa namanya, kalau bukan inspirasi sebutannya?
  • Melalui blog kita bisa menyuarakan ketidakmerataan pembangunan, tetapi ingat jangan hoax atau menyebarkan isu SARA karena sudah terlalu banyak masalah di negeri ini. Bukankah damai itu indah?
  • Membaca dan menulis adalah dua keping mata uang yang tidak terpisahkan dalam kegiatan belajar dan mengajar. Blog melatih kamu untuk mewujudkan itu. Kelas blogging NTT adalah solusi alternatif yang ditawarkan.


Tertarik dengan kelas blogging NTT?


Kunjungi Tuteh Web id (klik saja tulisan Tuteh Web Id dan Blogpacker)


Penjelasan istilah

  • Nusa bunga julukan untuk NTT.
  • Kaka nona dan kaka nong sebutan untuk anak muda NTT (mohon koreksi jika salah).
  • Menjadi berkat pilihan kata yang saya pakai untuk memberi makna dari kata berguna bagi orang lain.
  • Makkar artinya Martin Karakabu admin dan penulis blog KARAKABU GURU.


Sumber tulisan : pengalaman pribadi

sumber foto: Anto Ngga'a dari blogpacker.

6 komentar untuk "Tuteh Pharmantara Presiden Negeri Kuning dan Blogger paling Inspirasi se Nusa Bunga"

  1. aku sendiri juga masih main main ke blognya mbak tuteh. dan nggak nyangka juga kalau mbak tuteh ternyata tinggal di Ende.
    Malah kalau nanti ada kesempatan balik lagi explore Flores, pengen meet up sama mba Tuteh.
    aku suka banget sama view di Flores yang nggak ada bandingannya, cakep banget,apalagi daerah Mbay sana

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, beliau orang hebat yang sangat menginspirasi saya, namun barangkali saat ini agak sibuk sehingga jarang up'date.

      Terima kasih mbak sudah berkunjung, salam damai satu dalam karya.

      Hapus
  2. Wah, mbak Tuteh emang top markotop blogger tuh... udh lama jg gak berkunjung ke blognya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya beliau sepertinya sedang sibuk. Beliau salah satu guru blogger saya, orangnya sangat ramah dan menginspirasi...

      Terima kasih sudah berkunjung mas Wawan...

      Hapus
  3. Saya cukup kenal baik dengan mbak Tyteh, pembawaannya ramah dan baik hati. Sering saling berkunjung ke blog masing-masing dan berbagi kebahagiaan.

    Sukses selalu buat mbak Tuteh, teruslah menginspirasi.

    Sukses juga buat bang Martin, yang walau belum kenal lama, tapi sudah seperti mengenalnya seakan sudah puluhan tahun 😁👍👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar kang, beliau orang hebat yang menginspirasi, saya jadi kenal blog pun karena andil beliau, semoga ine Tuteh kembali ngeblog lagi...

      Terima kasih sudah berkunjung kang, salam sehat ya...

      Hapus