BZWI8C3qMxmdvudEkXnedhGzdjepF89oa9U6FDLb
Subsribe

Terpilih Menjadi Ketua Lingkungan Santo Petrus Volker, Hanya Bisa Pasrah Kepada-Nya

 
Ketua lingkungan itu apa?


Ketua lingkungan merupakan bagian terkecil (paling bawah) dari hiraki Gereja Katolik Roma, (organisasi Gereja Katolik). Pengurus lingkungan berhadapan langsung dengan umat atau keluarga Katolik.


Secara umum hirarki dalam Gereja Katolik Roma dimulai dari Paus di Vatikan, ke Kardinal (melalui masing-masing keuskupan di setiap negara), selanjutnya dari keuskupan turun ke Paroki (wilayah gereja dalam satu keuskupan); dari paroki ke wilayah dan dari wilayah ke lingkungan; terakhir umat atau keluarga katolik.


Disclaimer:

  1. Penjelasan di atas tidak bermaksud menggurui umat Katolik, melainkan penjelasan kepada pembaca umum (yang bukan beragama Katolik).
  2. Bagi umat Katolik yang merasa penjelasan di atas kurang tepat, mohon lengkapi melalui kolom komentar atau melalui sosial media yang ada dalam narablog ini.


Sebelumnya saya menulis tentang “Mengapa Martin mencalonkan diri menjadi ketua lingkungan santo Petrus wilayah 1?”. 


Melalui postingan tersebut saya menjelaskan alasan saya mencalonkan diri karena keprihatinan terhadap orang muda katolik sebagai kader gereja yang “menghilang”.


Keprihatinan itulah yang membawa saya untuk mencalonkan diri menjadi ketua lingkungan. 


Berharap bisa memberikan waktu, tenaga, dan materi kepada gereja melalui lingkungan. Tujuan saya membangkitkan Orang Muda Katolik (OMK) St. Petrus wilayah 1, sebagai penerus masa depan Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius Tanjung Priok, Jakarta Utara.


Sejujurnya saya berharap tidak terpilih menjadi ketua lingkungan Santo Petrus wilayah 1. Hal ini disebabkan berbagai kesibukan di tempat kerja. Namun ternyata Tuhan berkehendak lain. 


Sabtu, 28 September 2019 saya terpilih menjadi ketua lingkungan. Tentunya sebuah kepercayaan yang harus dijawab. Tidak mudah dalam menjawab kepercayaan tersebut. Namun saya percaya, jika Tuhan yang memilih; seberat apapun tanggung jawab yang diemban pasti Dia akan memampukan hamba-Nya yang lemah ini. #pasrah diri dalam doa.     


Baca juga: Bahagia itu sederhana dan caranya pun sederhana: Refleksi Seorang Pelayan Umat

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar