Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nak Jadilah Seorang Blogger Supaya AKM Tahun 2021 Kamu Sukses

Jadilah Seorang Blogger Supaya AKM Tahun 2021 Kamu Sukses
Foto: https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/akm/
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), program pengganti Ujian Nasional (UN) untuk jenjang SMP dan SMA. Ya ini salah satu kebijakan Nadien Makarim sebagai Mendikbud melalui program merdeka belajar.


Hal menarik dari kebijakan ini adalah literasi. Peserta didik harus menemukan informasi, memahami dan merefleksikan informasi tersebut. Di bagian ini kemampuan seorang pelajar untuk memahami kalimat utama, kalimat penjelas dan ide pokok sangat dibutuhkan.


Masalahlahnya adalah kemampuan membaca dan menulis sangat minim. Saya tidak memiliki data soal ini, namun sebagai guru yang setiap hari bersama peserta didik itu kesan yang saya dapat.


"Sir ngapain sih jadi blogger, coba kalau bapak jadi youtuber pasti keren pak". Pernyataan - pernyataan seperti itu sering saya jumpai di sekolah.


Minat untuk menjadi seorang youtuber nampaknya lebih bergensi dibandingkan menjadi seorang blogger. 


Saat diperhadapkan dengan konsep penilaian numerasi, literasi dan karakter dalam penilaian AKM siapa yang mo help?. *(prokem Indonesia timur, "siapa yang mau bantu)


Konsep literasi di sini dibagi menjadi dua bagian, pertama litersi teks fiksi dan kedua literasi teks informasi.


Anak - anak terkasih, ini pendapat saya pribadi, "dengan menjadi blogger" maka masalah literasi bisa diatasi. 


Alasan yang pertama karena blogger adalah seorang pegiat literasi digital.

Blogger dituntut untuk membaca, mamahami dan menarasikan kembali dalam sebuah teks. Ini sangat sesuai dengan konsep literasi ala AKM, dan muatan materi Bahasa Indonesia kurikulum 2013 berbasis teks.


"Ya ela pak, ngapain si ribet, di internet pasti banyak pak".


Anggap saja ada peserta didik yang mengatakan hal itu, tetapi jawaban yang diberikan tanpa analisis hanya akan membuatmu sulit. 


Sulitnya ialah pada saat harus menemukan kalimat utama, kalimat penjelas dan ide pokok. 


Di bagian ini keterampilan membaca dan menulis sangat diperlukan. 


Menjadi seorang blogger anda akan melatih diri untuk membaca, memahami dan menganalisis. 


Bukankah ini latihan gratis sebelum AKM?


Alasan kedua kamu akan menemukan blogger informasi dan blogger refleksi.

Ada banyak blogger yang menulis cerpen, novel di blognya masing - masing. Melalui interaksi sesama blogger, kalian akan belajar memahami apa yang disebut literasi fiksi dan pada blogger informasi kamu akan menemukan literasi informasi.


Pilihan ada di tangan kalian, mau siapkan diri dari sekarang atau tidak sama sekali....?


Mau sukses jadilah blogger karena blogger adalah literasi itu sendiri.*


Ulasan lebih lengkap dan mendalam menyusul, melalui blog yang lain. Anak - anak terkasih, semangat!


Tulisan ini untuk anak - anak, mohon maaf jika ada kata dan kalimat yang yang kurang berkenan atau berbeda dari sebelumnya. 


Baca juga: Blog dan Youtuber Mana yang Lebih Baik


Rujukan:

Asesmen Kompetensi Minimum

14 komentar untuk "Nak Jadilah Seorang Blogger Supaya AKM Tahun 2021 Kamu Sukses"

  1. pekerjaan rumah yang cukup berat mengajak anak anak muda sekarang yang doyannya cuma liat dari segi keren keren keren. semangat pak guru

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mas intan, semangat selalu. Ya itulah realitas, tidak semua namun sekiranya sebagian besar seperti itu.

      Hapus
    2. mantap lanjutkan pak, jangan lupa ngopi dulu sebelum ngajar hehe

      Hapus
    3. siap mas, yuk ngopi kita hehehe, terima kasih sudah mampir mas. salam

      Hapus
  2. terkadang ada banyak anak yang meremehkan seorang blogger, tapi mereka tidak tahu, kalau tanpa blogger mbah google itu enggak ada artinya, toh enggak ada yang ngisi artikelnya, he-he

    selain itu, mereka tidak sadar, berapa banyak meteri yang telah mereka copy dari blog yang terdapat di serach engine, he-he, hidup blogger

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju koh, kementar yang cerdas dan kritis, hidup blogger hehehee... terima kasih telah berkunjung. salam.

      Hapus
  3. ramai mau jadi youtuber daripada jadi blogger....income nya lumayan pak...hehe...now yg populer jadi tiktoker..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benar sobat, saya pun pernah mencobanya namun butuh belajar banyak sepertinya, terutama di bagian editing video. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kunjungannya, salam

      Hapus
  4. Saya suka blog sebab saya suka menulis. Medium untuk meluahkan perasaan dan pandangan.
    Masalah saya ialah tidak meluahkan secara langsung kadang-kadang.
    Ya betul membaca blog orang lain memberi kefahaman tentang tulisan penulisan. Hehe berbelit-belit tulisan saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. heheh nda apa - apa sobat, saya paham maksudnya. yes blog bisa menjadi tempat kita meringankan beban di hati melalui kegiatan tulis menulis.

      Setuju melalui blogwalking kita bisa belajar banyak hal dari teman - teman yang lain, terima kasih sudah berkunjung sobat, salam sukses dan terus berkarya ya, semangat.

      Hapus
  5. Betul, pak guru Martin :) Kalau mau jadi blogger sukses tentu kudu banyak wawasannya. Bisa dari baca berita atau dengar cerita dari berbagai media. Selain untuk diri sendiri sebagai hobi, ngeblog bisa berbagi pengalaman pribadi kayak aku, alhamdulillaah bahagia dong :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju teh karena berbagi tidak mesti dengan rupiah. Yes bahagia kita yang ciptakan, lanjutkan teteh. salam hangat dan terus berkarya.

      Hapus
  6. sekarang ini lebih aktif ngeblog daripada edit video di yutub hehehe
    padahal ya pengen sesekali upload yutub.
    kalau saya sendiri kalau bisa pilih dua duanya ya, dan awal ngeblog juga nggak ada target harus berpenghasilan dari hobi ini. Kalaupun sekarang udah bisa menghasilkan dari blog, saya sendiri juga nggak menyangka kalau perkembangan blogging udah makin beragam ilmunya
    blogging juga wadah buat nyimpen cerita pribadi awalnya dulu dan sharing sharing aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama mbak Ainun saya pun demikian, jalani apa yang dilakukan saat ini atas nama suka. Pernah trip ke tetangga sebelah yaitu youtube, namun sayang kemampuan edit video yang ala kadarnya akhirnya jurus mengundurkan diri pun terjadi.

      Benar, cerita - cerita saja justru di situ melatih kita untuk terampil menulis, terima kasih sudah membagikan pandangannya, semoga mbak Ainun selalu semangat dalam menjalani hari.

      Hapus