Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kebohongan Ibuku adalah Cinta Paling Tulus yang saya Rasakan

Kebohongan Ibuku adalah Cinta Paling Tulus yang saya Rasakan
Orang tua mana si yang mengajari anak-anaknya hal-hal yang jelek?. Saya meyakini setiap orang tua pasti selalu mengajari hal-hal baik.

Contoh:

  1. Jangan lupa ibadah,
  2. Jangan lupa belajar,
  3. Jangan berhohong karena itu dosa, dan
  4. Berbagai hal baik lainya.


Tidak demikian dengan ibuku, bagi saya beliau manusia paling pembohong yang pernah saya kenal.


Lebih parah daripada kebohongan wakil rakyat di DPR, kepada rakyatnya jelang pemilu.


Itulah ibuku wanita cantik yang suka bohong, kusebut mama wanita itu.


Berikut daftar kebohongan ibu yang membuat saya sulit, untuk melupakannya sampai sekarang.


Jika makanan hanya sepiring semantara kami sama-sama lapar, ini kata ibuku; “ah mama tidak suka makanan itu, kamu aja yang makan”. Padahal jelas-jelas itu makanan kesukaan beliau. Apa namanya kalau bukan pembohong?


Jika Natal tiba, baju baru adalah salah satu tradisi keluarga kami, Jika uang tidak mencukupi, ini kata mama kalau beliau bersama saya di pasar. “Kainnya kasar mama nanti tidak nyaman memakainya”. Dicari keliling pasar 100 kali pun. Sama saja tidak akan ada hasil, berbagai jawaban akan muncul. “Kainya panas, mama tidak suka” dan berbagai dalil yang lainnya.


Jika sakit, ini jawaban mama, “ah tidak mama cuma masuk angin saja”, padahal jelas-jelas badannya lemas dan mukanya pucat.


Daftar kebohongan ibu sebenarnya sangat banyak. Namun untuk apa berpanjang kata dengan kebohongan ibu sendiri. Dosa karena surga di bawah telapak kaki ibu.

***

Lelah menahan beban hidup, pada akhirnya beliau berbaring lemah di rumah sakit.


Dalam kelemahanya karena menahan sakit, senyum manisnya tidak pernah luput; termasuk kebohongannya padaku.


“Sudah mama tidak apa-apa”


Gusarnya hati karena khawatir rupanya diketahui oleh beliau, “sini dekat mama”.


Mama minta maaf jika selama ini membohongimu, dengan pelukan terhangat beliau membisikan kata itu.


“Jika suatu saat engakau punya anak, pasti engkau tahu jawabanya”, senyum paling manis yang terakhir.


Setelah itu beliau “berlalu” dengan para kudus di surga, tepat di malam Natal, 24 Desember 2013.


Mama, surga adalah tempatmu berada. Doakan ananda yang sedang berjuang di dunia yang fana ini.


Terima kasih untuk kebohongan ibu selama ini. Hadirnya Yulia Samramdani Karakabu terjawab sudah alasan kebohongan itu. Hanya karena cinta.


Catatan ‘melo’ dari ketegaran yang tersembunyi

Martin Karakabu

Quotes:

  • Mantan pacar mungkin ada, tetapi bisakah disebut mantan ibu?, sembilan bulan mengandungmu, itu perjuangan antara hidup dan mati seorang wanita.
  • Mendoakan orang tua dan sujud adalah kepatuhan seorang anak.

Hanya nasihat buat anak sekolah dong sa, bukan menggurui sidang pembaca nan luas.

Sobat ceritakan padaku kesanmu tentang ibu...

Posting Komentar untuk "Kebohongan Ibuku adalah Cinta Paling Tulus yang saya Rasakan"