Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hidup Itu Sebuah Perjalanan yang Harus Dimenangkan: Sebuah Refleksi Bersama Ernes

Hidup Itu Sebuah Perjalanan yang Harus Dimenangkan: Sebuah Refleksi Bersama Ernes
Ernes - Family / Dokumentasi pribadi - Face book 
Setiap perjumpaan selalu ada kisah, setiap perjalanan selalu ada cerita. Ini adalah kisah dan opini yang dimulai dari obrolan singkat di sosial media.


Setiap kisah selalu mengandung makna untuk kita refleksikan. Bersama Ernestina kita akan bersama - sama memaknai hidup sebagai sebuah perjalanan yang harus dimenangkan.


Ernestina Siapa Dia?

Dia bukan artis, apalagi tokoh terkenal, beliau hanya seorang ibu rumah tangga yang sangat mencintai keluarga kecilnya. Berasal dari Detunglikong, sebuah dusun terpencil, namun bersahaja di Kabupaten Sikka Maumere, Flores NTT.


Menapak bumi dalam kondisi sulit karena ibunda tercinta telah 'pergi ke rumah Bapa'. "Dulu dimana ada bapak di situ ada saya karena mama sudah tidak ada" ujarnya mengawali percakapan kami melalui mesenjer.   

 

Hidup adalah Sebuah Perjalanan yang Harus Dimenangkan

Dia pernah mendapatkan predikat terbaik dalam dunia pendidikan yang pernah dijalani, namun apa daya masalah menghalang, harapan pun tidak menjadi kenyataan. Pilihan pun harus diputuskan segera.


Berhenti berharap atau bangkit dan bergerak maju?.


Temukan jawabannya dalam refleksi dan opini saya berikut ini. 


"Tena ganu pae walong narang", katanya dalam Bahasa Maumere yang fasih. Artinya mau buat apalagi saudara, "yang penting kita dukung anak - anak sekolah saja" ujar si bungsu itu dengan yakin.


Keyakinan yang seperti itu karena dia percaya hanya dengan ketekunan dan doa semua mimpi dan harapan bisa jadi kenyataan.

Hidup Itu Sebuah Perjalanan yang Harus Dimenangkan: Sebuah Refleksi Bersama Ernes
status - Quotes Ernestina
Kenyataan untuk melihat anak - anaknya tumbuh dewasa, sukses dalam karya dan menjadi berkat bagi sesama. 


Ibu muda yang kini berdomisi di tanah Borneo, Kalimantan Timur ini pernah bercoletoh di status face booknya tentang cinta dan harapan, ia kutip dari lirik lagu Iwan Fals "cepatlah besar mata hariku....". 

Hidup Itu Sebuah Perjalanan yang Harus Dimenangkan: Sebuah Refleksi Bersama Ernes
Melalui syair sang musisi alumni SMAS Nita ini mau menjelaskan harapan dan cinta tulus pada anak - anaknya kelak.


Pertanyaan kritis dari tulisan ini adalah di manakah letak makna hidup adalah sebuah perjalanan yang harus dimenangkan?


Jawabannya sangat refklektif, sebagian orang menganggap hidup harus dinikmati, namun bagi putri bungsi bapak Paulus Napa ini, hidup adalah perjuangan. 


Refleksi yang bertolak belakang dengan pemahaman umum tersebut karena 'jalan panjang' dan 'berliku' yang pernah ia lewati sebelumnya. Ditinggal ibu semasa kecil, gagal dalam studi bukan karena tindakannya, melainkan hidup yang memaksanya untuk memilih. Proses itulah yang membuatnya tangguh dalam melihat mata hari (baca masa depan). Dia percaya anak - anaknya akan melanjutkan mimpinya yang tertunda.


Apa pelajaran hidup untuk kita Refleksikan Bersama?

Jawabannya tujuan hidup.

Setiap orang tentu memiliki cita - cita, ingin jadi dokter, pilot, guru, blogger dan banyak hal lainnya. Jika salah satu dari cita - cita itu tidak tercapai karena berbagai alasan; pertanyaannya, apakah kita berhenti berharap?. 


Jika pilihannya berhenti berharap maka izinkan saya mengatakan 'hidup pun berhenti di situ'. 


Maksudnya yang menjadikan hidup itu bermakna karena proses berpikir untuk mencapai tujuan. Tujuan yang harus dicapai tidak mesti kita yang menjadi aktor, tetapi bisa dilakukan oleh orang lain. Entah itu anak - anak kita, suami, istri atau keluarga terdekat.

Hidup Itu Sebuah Perjalanan yang Harus Dimenangkan: Sebuah Refleksi Bersama Ernes
Ernestina Quates

Contoh:

Anda seorang perantau yang ingin berziarah ke makam leluhur, namun karena kondisi ekonomi tidak memungkinkan apakah harus dipaksakan?, idealnya tidak. 


Jika sampai ajal menjemput keinginan tersebut tidak tercapai maka titipkan harapan itu kepada anak - anak. Bila kelak mereka memiliki kesempatan untuk melihat kampung halaman maka sempatkan untuk berziarah, karena inti dari harapan tersebut adalah doa.


Itulah yang dilakukan oleh saudari kita Ernes, 'mimpinya' tentang pendidikan tidak sesuai dengan kenyataan maka harapan tersebut dia titipkan kepada anak - anaknya. Sedangkan perjuangan yang harus dimenangkan adalah usaha gigih yang dilakukannya dalam mendidik anak - anak. Harapannya mereka (baca: anak - anaknya) sukses, seperti mimpinya dahulu.


Suksesmu suksesku juga, mimpiku ialah melihatmu sukses, jika engkau sukses maka saya bahagia. Siapa yang tidak mau bahagia?


Siapa yang tidak ingin melihat anak - anaknya sukses.


Pertanyaan tanpah arah, namun percayalah kehidupan tidak akan berhenti hanya karena suatu kegagalan. Bangkit dan bergerak, titipkan garapan itu kepada anak - anakmu atau generasi sesudah anda. 

Terima kasih saudariku Ernes hadirmu menginspirasiku bahwa gagal bukan berarti berhenti berharap, melainkan makin gigih berjuang agar mimpi yang tertunda bisa diwujudkan melalui anak - anak. Epang gawang----Amapu benjer.  


Semoga cerita inspirasi yang dihadirkan mampu menginspirasi keluarga besar Karakabu di mana pun berada.


Salam damai.


Martin Karakabu


Sebuah opini dan refleksi pribadi, berdasarkan obrolan singkat di face book. Salam damai satu dalam karya. Mohon maaf apabila ada kata dan kalimat yang bernada menggurui, sungguh tidak ada niat untuk mengajari, saya hanya beropini melalui tulisan.

Posting Komentar untuk "Hidup Itu Sebuah Perjalanan yang Harus Dimenangkan: Sebuah Refleksi Bersama Ernes"