Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pembentukan Forum Komunikasi Pencaker Asli Tambrauw di Manokwari Papua Barat

Pembentukan Forum Komunikasi Pencaker Asli Tambrauw di Manokwari Papua Barat
Suasana rapat/sumber foto face book Paul Baru
Apa?
Masalah penerimaan PNS di Papua Barat
Gejolak penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tahun 2020 di Papua Barat menimbulkan polemik di lapangan. Amanat UU Otonomi khusus di Papua tidak sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat Papua. Dampaknya bisa dilihat melalui video berikut ini.


Anak adat dan intlektual muda bangkit

Usaha untuk mengakomodir hak - hak masyarakat Papua Barat, maka Paul Baru, intlektual muda asal Tambrauw beserta anak adat membentuk Forum Komunikasi Pencaker Asli Tambrauw di Manokwari, Minggu, 9 Agustus 2020. 


Beberapa Keputusan sebagai berikut :

  1. Pembentukan kordinator umum, Kordinator Distrik dan wakil ketua dari masing-masing suku.
  2. Forum akan keluarkan formulir pengisian data pencaker dengan lapiran kopian atau scan KK,KTP, Ijasah terahir, transkip nilai, setifikat profesi (khusus yang ada), pas foto warna 3x4.
  3. Database yang ada akan dibuat dalam bentuk surat pengantar yang ditanda tangani 29 kepala distrik dan kepala - kepala suku sebelum diserahkan ke Pemda Kabupaten Tambrauw. 

Komposisi Pengurus Forum

  1. Ketua : Paulinus Baru
  2. Sekretaris :Edison Syufi
  3. Database : Ley Hae

Wakil Ketua Perwakilan Suku-suku asli di Tambrauw :

  • Miyah : Herman Syufi
  • Ireres :Gabino Bame
  • Mpur (nama menyusul)
  • Abun (nama menysul)
  • Moy klin (Frengki gefilem)
  • Bikar (septinus yapen)

Koodinator Distrik

  • Feef :Arnold Bame
  • Sujak/tingao : Anton yenat
  • Wilhem Roumboth : Didimus Baru
  • Miyah :Urbanus Momo
  • Miyah Selatan : Yohan Hae
  • Senopi :Fransiskus Yewen 
  • Kebar Selatan :Daud torey
  • Bikar :Tomi mambrasar.

Catatan penting:

Kordinator distrik yang belum ada menyusul.

Paul baru ketua forum pencari kerja saat dihubungi mengatakan, forum komunikasi pencari kerja asli Tambrauw bertujuan untuk menghimpun data sekaligus mengadvokasi hak - hak pekerja asli Tambrauw.

"Selama 11 tahun tidak ada data yang berkaitan dengan sumber daya manusia asli Tambrauw", kata mantan Ketua Mahasiswa Katolik Tauboria tersebut melalui pesan mesenjer.

"Jadi saat ada formasi Pemda tidak tahu bagaimana mengakomodir saudara - saudari asli Tambrauw yang mencari kerja", ujarnya lebih lanjut.

  • Sumber foto: Face book Paul Baru
  • Sumber tulisan: Face book Paul Baru
  • Sumber Video : Yustinus Goo.

2 komentar untuk "Pembentukan Forum Komunikasi Pencaker Asli Tambrauw di Manokwari Papua Barat"

  1. Menurutku memang jika ada penerimaan PNS itu harus ada masyarakat lokal juga terutama di Papua, agar daerahnya maju. Kan masyarakat Tambrauw yang tahu masalah apa saja yang terjadi di daerahnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. setuju bangat dengan mas Agus, tapi ya gitu mas, kenyataannya lain hehee

      Hapus