Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

4 Tahapan dalam Membentuk Ikatan Alumni Panti Asuhan Putri Kerahiman - Polomo

4 Tahapan dalam Membentuk Ikatan Alumni Panti Asuhan Putri Kerahiman - Polomo
Kapela Putri Kerahiman Hawai/sumber foto Ig Yapukepa
Apa?
Tentang tahapan atau langkah - langkah dalam membangun ikatan alumni Panti Asuhan Putri Kerahiman - Polomo Sentani.
Saudara dan saudariku semua, saya yakin di dalam hati kita masing - masing ada cinta untuk panti asuhan Putri Kerahiman dan Polomo Sentani. 

Kita semua menginginkan rumah masa kecil kita seperti dulu, dimana semua anak dari berbagi pelosok tanah Papua dididik dengan cinta tulus tanpa dibebani oleh biaya asrama. 

Tugasnya hanya belajar sebaik mungkin agar menjadi orang sukses. Namun situasi saat ini berubah dari tujuan awal panti asuhan didirikan. 

Bila kita semua merindukan susana dulu maka ikatan alumni yang memiliki legalitas formal harus ada.

Berikut ini pandangan saya untuk mencapai ikatan alumni panti asuhan putri kerahiman yang memiliki daya dan memikat. Silakan diberi saran dan kritik agar semakin berdaya 4 konsep yang saya tawarkan berikut ini.

Pertama: saling menyapa di grup face book

Grup face book ikatan alumni dibuat bukan sekedar ikut ramai. Grup itu dibuat karena memiliki tujuan untuk mendekatkan kembali yang jauh, membangun kedekatan emosional sebagai sesama anak panti dan tentunya menjaga silaturahmi diantara kita.

Jadi saudara - saudariku semua, silakan saling sapa, silakan berbagi apa saja yang sekiranya bermanfaat untuk orang lain. Itu rumah online kita bersama. 

Hanya melalui kedekatan secara emosional sebuah mimpi dapat kita wujudkan. Sekali lagi saya katakan, caranya sangat sederhana hanya saling menyapa lewat grup face book dan berbagi apa saja yang dianggap berarti.

Kedua: kopdar

Kopi darat (kopdar) adalah ajang silaturahmi secara langsung. Tidak usah bicarakan hal yang berat - berat. Cukup kumpul sepuluh ribu - sepuluh ribu. Beli gorengan dan makan bersama di salah satu tempat. 

Saat itu tidak usah bicarakan hal - hal yang berat, seperti "bagaimana masa depan panti asuhan dan lain - lain". Itu terlalu menguras energi dan membuat orang jadi malas. 

Cukup menunjukan foto lama, saling bercanda ria, menanyakan kabar dan hal - hal ringan lainnya. Itu sudah cukup!. 

Lakukan beberapa kali di tempat - tempat yang berbeda. Saudara - saudari semua akan melihat perubahan yang terjadi, jika dilakukan dengan niat yang benar.

Ketiga: Aksi nyata

Bagian ini sedikit menguras kantong, karena kita akan lakukan tindakan nyata kepada anggota yang membutuhkannya. Maksudnya seperti ini.

Cek alumni atau mantan pembina yang sedang sakit atau mengalami masalah berat dengan ekonomi keluarga. 

Buat daftarnya dan gerakan alumni dimanapun untuk memberikan sebagian dari penghasilannya untuk saudara - saudari kita yang mengalami kesulitan ekonomi.

Catatan penting 

  • Jangan dipaksakan harus sekian, berapa saja yang alumni kasih diterima saja. Jika tidak ada yang kasih tidak menjadi masalah. Intinya jangan memaksa, biarkan hati dan ketulusan yang bicara.
  • Jujur! maksudnya laporan keuangan harus jujur dan transparan karena masalah uang saudara kandung saja bisa tidak saling tegur sapa. Masalah uang persoalan sensitif.
Lakukan hal ini secara rutin karena berbagi itu indah.

Keempat: Buat pertemuan akbar.

Tim formatur silakan undang alumni yang bisa dijangkau untuk hadir. Alumni yang jauh dan tidak bisa hadir silakan berkontribusi berupa dana untuk komsumsi.

Dalam pertemuan akbar yang pertama ini, tidak usah bicara tentang panti tetapi rencana pembentukan ikatan alumni. Hal yang paling penting tim formatur harus punya konsep dasar. 

Tawarkan konsep itu kepada alumni yang lain. Bicarakan bersama - sama sebagai saudara. Indikator pertemuan ini berhasil ialah semua anggota atau sebagian anggota setuju, bahwa pada pertemuan selanjutnya diadakan pemilihan badan pengurus ikatan alumni panti asuhan putri kerahiman - Polomo Sentani Kabupaten Jayapura. Rumah masa kecil kita semua.

Demikian pemikiran saya saudara - saudariku semua. Silakan diberi saran atau kritikan yang membangun untuk penyempurnaan konsep sederhana ini. 

Salam damai, satu dalam karya.

Martin Karakabu

Guru kampung dan blogger newbie.  

Sekedar kata basodara semua. 

Saya bukanlah anak Papua, tetapi Papua telah menjadi bagian dari seluruh hidup saya. Dalam setiap langkah kaki keramahan saudara - saudari di Papua selalu membekas di sanubari. Papua itu kita, bukan dia atau mereka. Mari berkarya untuk generasi sesudah kita. 

Posting Komentar untuk "4 Tahapan dalam Membentuk Ikatan Alumni Panti Asuhan Putri Kerahiman - Polomo "