7 Blog Terbaik dari Komunitas Blogger Newbie Sekolah Kasih Karunia Jakarta (Kelas X)

7 Blog Terbaik dari Komunitas Blogger Newbie Sekolah Kasih Karunia Jakarta (Kelas X)
Tulisan ini adalah apresiasi saya kepada siswa-siswi Sekolah Kasih Karunia Jakarta kelas X SMA. Mereka telah berusaha sedemikian rupa untuk mendesain dan menulis di blognya masing-masing. 

Sedikit cerita, saya adalah guru di Sekolah Kasih Karunia Jakarta. Selain mengajar, ada tanggung jawab lain yang saya emban. 

Kenyataan itu memberikan rasa pening untuk menciptakan pembelajaran yang komprehensip selama di dalam kelas. Akhirnya saya putuskan untuk menciptakan pembelajaran berbasis blog. Harapannya dengan cara ini ruang dan waktu tidak bisa membatasi kami (guru dan murid) untuk belajar dan mengajar. 

Usaha untuk mewujudkan hal ini dimulai dengan mengajarkan cara membuat blog kepada siswa. 

Nah berikut ini 7 blog yang menurut saya pantas diberi apresiasi. 
Parameternya ialah (1) patuh kepada perintah, (2) berinovasi, dan terakhir (3) produktif. 
3 Hal tersebut menjadi ukuran saya dalam menimbang dan memutuskan 7 blog terbaik. 
  • Patuh kepada perintah karena saya harus mengharagai siswa - siswi  yang sudah berusaha sedemikian rupa untuk melakukan hal yang diminta. 
  • Tetapi saya pun harus memberi apresiasi lebih kepada siswa-siswi yang berinovasi dengan keterbatasan yang mereka punyai, karena itulah hakekat pembelajaran yang sebenarnya menurut saya. 
  • Selain itu, saya pun harus memberikan penghargaan dan pengakuan kepada peserta didik yang produktif dalam menulis. Tentu bukan konten kopi paste yang saya nilai tetapi karya mereka sendiri.
Berdasarkan parameter di atas maka berikut ini 7 blog yang patut diberi apresiasi.   


Pertama Aleksander

Bagi saya apresiasi terbesar kepada blogger ini ialah kepatuhannya dalam mengikuti perintah. Saya meminta dia dan rekan-rekannya untuk menulis profil mereka sendiri, membuat TTS menggunakan aplikasi eclipse crossword dan satu konten kreatif, itu dilakukannya dengan sangat baik untuk ukuran seorang pelajar SMA kelas X. Selain itu, saya meminta mereka memasang widget profil penulis, postingan populer, dan label blog (secara berurutan) juga dilakukan sesuai dengan urutan yang diminta. 

Sepertinya sederhana tetapi dari hal - hal sederhana inilah apresiasi harus diberikan. 

Apakah blognya sudah sempurna, saya pikir belum, namun usaha untuk menjadi lebih baik ditunjukan ketua OSIS SMA Kasih Karunia ini kepada saya.

Sedikit hal yang perlu diperbaiki adalah pemilihan komposisi warna. Pilihlah warna yang soff dan nyaman bagi pembaca, alat ukurnya bukan selera pemilik blog tetapi pembaca blog. Selebihnya konsisten terus dalam menulis. Selengkapnya tentang blogger yang satu ini lihat di sini.


Kedua Valentius

Sebagai guru dan wali kelasnya saya cukup paham dengan karakter dan nilai - nilai hidup yang dianut oleh blogger yang satu ini. Dia berusaha secara terus menerus untuk memberikan yang terbaik, karyanya mungkin tidak sehebat rekan - rekannya yang lain, tetapi usaha dan semangat yang ditunjukan patut diberi apresiasi. 

Sama halnya dengan Aleks kepatuhan pada perintah ditujukan siswa kelas X IPA ini. Dia berusaha dalam keterbatasan yang ia punyai, blognya penuh pilihan warna yang membuat mata pengunjung sakit. Tetapi proses belajarnya harus diberi apresiasi. 

Warna-warni pada blognya menunjukan ia sedang berinovasi mencari komposisi yang tepat. Namun sekali lagi kepatuhan yang ia tunjukan mendapat tempat yang istimewa. Selengkapnya sobat bisa lihat di sini.


Ketiga Calista

Blogger cewek yang suka seni ini, bukan senang menipu teman, tetapi seni benaran. Saya salut dengan usahanya, saat yang lain menulis konten ia sibuk dengan gonta - ganti templete. 

Saya sadar ia sedang berinovasi, dan ternyata usaha tidak menghianati hasil. Templete desainnya bernuansa klasik, dihiasi unsur feminim. Sungguh memanjakan mata para pengunjung. 

Benar bahwa usaha tidak pernah menghianati hasilnya. Sukses buat Calista dan jangan lupa terus menulis. 

Selengkapnya tentang blogger yang tertarik pada lingguistik ini sobat bisa lihat di sini.


Keempat Leony

Gagal tetapi tidak pernah berhenti berkarya. 

"Duh pa kehapus tulisannya" katanya kepada saya. 

"Ah" jawab saya, sebab tidak ada yang bisa dilakukan lagi selain heran karena sudah terhapus mau diapain lagi. 

"Adu pak uda banyak bangat tulisannya", saya diamin aja karena memang tidak bisa dilakukan lagi.

Setelah itu ia pun memulai lagi, konten kreatif ia hadirkan, mungkin belum produktif tetapi caranya "bangkit setelah jatuh" patut diberi apresiasi.  

Apakah ini karena kasihan?

Sama sekali tidak, silakan cek sendiri blognya, desainya unik dan sangat berbeda dari yang lain, itu tanda orang kreatif, selengkapnya lihat di sini.


Kelima Viktoria

Tidak ada sentuhan khusus pada narablognya selain diberi komposisi warna yang sesuai dengan templetenya. Dari sini saya melihat gadis ini belajar soal rasa. 

Rasa nyaman saat melihat kata dan kalimat yang ditulis, hadir karena pilihan warna yang dilakukan berdasarkan rasa. 

Bicara rasa bukan soal ego diri "ini kayaknya bagus", bukan seperti itu, tetapi "nyaman ga orang melihatnya". 

Itu dilakukan gadis ini tanpa ia sadari; karena itulah apresiasi saya berikan. 

Kelihatan biasa-biasa saja, tetapi esensi dari belajar terletak pada rasa kepada orang lain. Selengkapnya bisa baca di sini.

Jangan lupa baca juga: Belajar Belarasa dari Anak Zaman


Vina strawberry

Vina strawberry (bukan nama sebenarnya), bagi saya gadis ini berinovasi di luar batas nalar saya sebagai gurunya. Dimulai dari penamaan "banana" pada blognya sampai dengan strawberry, "apa hubungan buah-buahan dengan blog?", tanya saya saat itu. 

Sedikit jahil saya berpikir mungkinkah gadis ini hendak menjual pisang di blognya?. 

Setelah saya ingatkan muncul lagi "strawberry", adu vin pening kepala awak. Akhirnya kubiarkan saja, jadinya Vina strawberry alamat blognya, barangkali gadis ini bercita - cita menjadi pengusaha buah - buahan suatu saat. Hanya Tuhan yang tahu.

*** Baiklah kita kembali ke topik. 

Vina salah satu murid yang rajin. Dari "kaca mata" saya sebagai gurunya dia bukanlah tipe siswi yang berani melampaui batas nalarnya. Tetapi soal usaha ia adalah salah satu murid yang patut diberi apresiasi, pantang menyerah. 

Pemahamannya tentang blog tidak sebanding dengan sahabatnya Leony, namun soal daya juang menurut saya gadis ini berada di garda paling depan. 

Untaian kata yang tak beraturan ini sengaja saya buat karena melihat prosesnya belajar. 

Berbagai daya dan upaya ia kerahkan, "aduh pak ini gimana" dan berbagai celotehan lain, tetapi ia tidak menyerah melainkani terus berkarya dan hasilnya lihat di sini.
Mentalitas petarung seperti ini harus diberi apresiasi. keren!

Ketujuh Hellen

Jika saya harus menulis profil tentang gadis ini maka kuberi judul "keterbatasan bukanlah penghalang untuk menjadi yang Pertama", jika memilih judul yang lebih melejit maka kuberi judul melampaui batas sadar. 

Sepertinya lebay kata - kata itu, tetapi sebagai gurunya saya paham dan tahu kondisinya. Namun itu tidak menjadi penghalang baginya. 

Bicara konten adalah raja maka gadis inilah juaranya. Sebelum saya menyuruh menulis dia sudah lebih dulu melaksanakannya, bahkan novelnya sedang digodok pada tahap akhir.

Mungkin soal desain blog, HTML, apalagi bahasa program terlalu awam buat dirinya, tetapi soal mengola kata menjadi kalimat yang padu ia jagonya, mari datang dan lihatlah blognya di sini.

Demikian 7 blog terbaik berdasarkan tiga parameter di atas. Semua kalian adalah terbaik, hanya belum memberikan perhatian lebih saja. Tetap semangat dan teruslah menulis. Salam literasi! 
Catatan penting!
Yang lain perbaiki blognya dan lapor biar dimasukan dalam daftar nilai.   


Jangan lupa baca juga ketentuan dan desain blog yang diminta oleh pak Martin.

2 Komentar untuk "7 Blog Terbaik dari Komunitas Blogger Newbie Sekolah Kasih Karunia Jakarta (Kelas X)"

  1. Wah... jadi keinget zaman SMA, waktu itu pertama kenal ngeblog, tapi masih nggak sekeren generasi sekarang kalau ngeblog. Dulu blog aku masih berantakan sekali, baik dari konten maupun templatenya.

    Templatenya sukanya yang lucu-lucu tapi susah dibaca, eh sekarang suka yang simple-simple aja.

    Semoga mereka rajin ngeblog. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mbak sudah berkunjung, hehee soal templete untuk saya memiliki keasikan tersendiri, kadang kontennya abal abal tetapi templetenya masta hehehe, itulah newbie. Harapan yang sama semoga mereka terus menulis sehingga indeks literasi kita semakin lebih baik, sekali lagi terima kasih banyak mbak sudah berkunjung, salam.

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Themeindie.com