7 cara yang membuat guru Bahagia dan murid senang mengikuti Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah.

Sebelum saya membahas tips dan trik membuat guru bahagia dan murid senang belajar Bahasa Indonesia di sekolah. Mari kita ‘lihat dulu’ beberapa kondisi berikut:

1.   Pernah lihat (atau mengalami) guru Bahasa Indonesia yang ceramah terus menerus di depan kelas?
2.   Apakah sobat pernah mengalami diajarin oleh guru Bahasa Indonesia yang sepanjang pelajaran hanya duduk di meja guru?
3.   Atau gurunya marah-marah tidak jelas.
4.   Mungkin juga sobat pernah mengalami kelelahan karena jam pertama fisika, jam kedua matematika, jam ketiga sejarah; gurunya mengajar menggunakan metode ceramah yang sangat membosankan.

Lantas jam terakhir guru Bahasa Indonesia menggunakan metode yang sama, yakni ceramah. Dalam kondisi yang seperti itu, apakah anda mengerti materi yang diajarkan?

Menurut saya siswa sudah tidak bersemangat lagi, otomatis tidak mengerti apa yang diajarkan oleh guru (faktor lelah dan jenuh).
***
Selanjutnya, mari kita lihat dari sisi guru; “ah anak zaman sekarang susah, kita sudah berusaha sebaik mungkin tetapi minat belajarnya kurang” dan berbagai komentar apatis lainnya.

Di sisi murid ada 2 hal yang sering dikeluhkan siswa.
1.   Gaya menggajarnya membosankan.
2.   Guru tidak mengerti siswa.

Kenyataan guru mengharapkan dua hal juga:

Dicintai murid

Guru mana yang tidak ingin dicintai muridnya?
Belum sampai di depan kelas siswa sudah berteriak, ibu-bapak, “saya bawahkan bukunya ya”.
Siswa semangat dalam belajar adalah harapan semua guru.

Nilai bagus dan sikapnya sopan

Selain dicintai murid, guru pun mengharapkan seorang murid memperoleh nilai bagus dan sopan dalam bersikap.

Tentunya semua guru menginginkan hal itu.

Sangat mudah melakukan itu, asalkan sobat menerapkan 3 trik dan 5 tips berkut ini.

3 Trik Membuat Guru Bahagia Bahagia


Pertama Jadi Teman

Supaya guru bahagia maka jadilah teman bagi murid, maksud saya bukan berarti setiap hari guru harus ke mall bersama siswa. 

Bukan seperti itu, tetapi dalam membangun keakraban dengan siswa hendaknya jangan menonjolkan keguruan.
“Ah saya guru anda murid, jadi harus dengarin saya”.
Tidak seperti itu, melainkan berbaur dengan siswa dan menciptakan suasana santai dalam belajar.

Bila perlu jika guru yang bersangkutan memiliki waktu luang bermainlah futsal bersama siswa atau mengundang siswa saat ulang tahun, ini akan membangun kedekatan emosianal antara guru dan murid.

Tetapi ingat!

Kelakukan jangan seperti anak-anak, tetaplah sebagai seorang guru yang bijak dan tegas, namun santai dalam penerapannya.
***
Jika harus marah maka marahlah, asalkan pesannya jelas dan siswa tahu kesalahannya dimana. Namun perlu diingat, jangan pernah lupa untuk selalu menyediakan pintu maaf bagi siswa karena mereka sedang bertumbuh dan berkembang.
Jika lakukan trik ini maka percayalah murid-murid yang nakal di sekolah bisa dikendalikan, karena mereka tahu guru ini respek terhadap mereka.

Kedua Lakukan karena cinta

Trik yang kedua ini, bila dilalukannya dengan benar maka bahagia dalam mengajar Bahasa Indonesia pasti terjadi.

Maksud saya ialah apa pun yang dilakukan oleh guru dalam mengajar di sekolah, lakukan atas dasar cinta kepada Tuhan;
1.   Bukan untuk siswa,
2.   Bukan untuk manusia pada umumnya,
Tetapi cara berpikirnya diubah, “saya ingin lakukan yang terbaik untuk Tuhan bukan untuk manusia”.
Intinya berilah kemampuan terbaik yang bapak dan ibu guru miliki kepada siswa karena cinta kepada Tuhan.

Jika hal ini dilakukan dengan sepenuh hati maka percayalah anda akan bahagia dalam mengajar Bahasa Indonesia di sekolah.

Contoh kongkritnya seperti apa?

Hal-hal yang bisa dilakukan oleh bapak dan ibu guru di depan kelas bisa seperti ini.

1.   Berilah senyum kepada siswa, walau siswa itu membuat bapak dan ibu guru marah, anggap saja senyum terbaik ini saya berikan untuk Tuhan melalui siswa tersebut.

2.   Mengajar sejelas-jelasnya, berikan contoh yang paling kongkrit, buatlah siswa-siswi paham dengan seutuhnya maksud bapak ibu guru. Anggap semua yang dilakukan itu untuk Tuhan.

3.   dan seterusnya, silahkan bapak dan ibu guru berkreasi sendiri.

Ketiga Biarkan

Iya trik ketiga supaya guru bahagia saat mengajar adalah dengan membiarkan apa yang terjadi. Maksud saya ialah, apabila bapak dan ibu guru sudah melakukan trik pertama, menjadi teman bagi siswa. 

Sudah menerapkan trik kedua, melakukan yang terbaik seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia, namun tidak ada perubahan yang terjadi pada siswa maka trik terakhir adalah biarkan.

Cara ini akan membuat guru bahagia.
1.   Mungkin perubahan bukan hari ini,
2.   Mungkin perubahan bukan di sini, tetapi percayalah setiap manusia pasti bisa berubah.

Selanjutnya bagaimana tipsnya supaya siswa senang belajar Bahasa Indonesia?

Tips Pertama Berikan senyuman Kepada Siswa

Amsal 17 hati yang gembira adalah obat yang manjur, ciri-ciri orang gembira salah satunya dengan tersenyum. Gembira dan bahagia kita yang ciptakan bapak dan ibu guru.

Sama halnya dengan mengajar Bahasa Indonesia, jika bapak ibu menginginkan siswa semangat dalam mengikuti pelajaran, maka biasakan untuk tersenyum ramah kepada siswa.

1.   Saat masuk kelas,

2.   Saat menjawab pertanyaan siswa,

3.   Saat memberi apresiasi kepada siswa; jangan pernah lupa untuk memberikan senyum yang tulus kepada siswa.
Tidak ada orang yang suka dengan sikap cemberut dan marah-marah, apalagi marak-marah yang tidak jelas kepada siswa.
Silahkan buktikan sendiri dan lihat hasilnya.

Tips Kedua Bersikap Terbuka Kepada Siswa

Bersikap terbuka yang saya maksudkan di sini ada dua. 

Pertama bersedia dikritik oleh siswa, kedua mengajar dengan ekspresi.
Guru juga manusia, artinya guru juga bisa salah karena tidak ada manusia yang sempurna.
Menyadari hal itu maka bersikap terbuka adalah penting dalam rangka menciptakan pembelajaran yang komunikatif dengan siswa.

Contoh

Jika gurunya salah dalam menjelaskan materi, akuilah itu dan perbaiki segera. Beri apresiasi kepada siswa yang mengatakan hal itu, bukan malah siswa yang bersangkutan dimarahin.
***
Jika siswa dimarah oleh guru karena mengkritik gaya mengajar gurunya, menurut saya itu kurang tepat.

Setiap manusia tidak ada yang sempurna, termasuk seorang guru sekalipun.
Jadi terbuka terhadap segala kritikan adalah ciri seorang pendidik sejati.
Maaf tidak bermaksud menggurui para guru, pernyataan di atas hanyalah pandangan subjektif saya secara pribadi.
Jika bapak ibu guru menerapkan tips ini, maka percayalah;
1.   Penghargaan dari siswa akan diperoleh,
2.   Semangat belajar dari peserta didik akan didapatkan.

Selain itu, bersifat terbuka yang kedua adalah mengajarlah dengan ekspresi (bukan berarti berteriak).
3 Trik + 5 Tips = 7 Cara Membuat Guru Bahagia dan Murid Senang Mengikuti Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah, Martin Karakabu Guru Bahasa Indonesia SMTK Bethel Jakarta bersama Siswa-siswi SMA Kanaan Jakarta
Saat saya mengajar di SMTK Bethel Jakarta/dok pribadi

Contoh:

Untuk menjawab pertanyaan Martin ada dua hal yang perlu dipahami.  

“Pertama….”

Jadi saat bapak ibu mengatakan ada dua hal, bukan duduk di meja guru dan mengatakan hal tersebut, melainkan berdiri, menunjukan dua jari. Kemudian menjelaskan satu persatu.

“Hal pertama, menunjukan 1 jari…dan seterusnya”

Itulah yang saya maksudkan mengajar dengan tangan terbuka; Yakni bersikap ekspresif, kuasai kelas, dan tidak kaku dengan keadaan.
3 Trik + 5 Tips = 7 Cara Membuat Guru Bahagia dan Murid Senang Mengikuti Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah, Martin Karakabu Guru Bahasa Indonesia SMTK Bethel Jakarta bersama Siswa-siswi SMA Kanaan Jakarta
Saat saya menjelaskan sesuatu kepada siswa/dok pribadi


Tips Ketiga Gestur yang Menunjukan Perhatian Kepada Siswa

Yang saya maksudkan gestur di sini adalah gerak tubuh yang menunjukan perhatian kepada siswa.

Contoh:

Apabila siswa sedang bertanya membungkuklah ke arah depan, kemudian fokuslah kepada pertanyaan siswa.
3 Trik + 5 Tips = 7 Cara Membuat Guru Bahagia dan Murid Senang Mengikuti Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah, Martin Karakabu Guru Bahasa Indonesia SMTK Bethel Jakarta bersama Siswa-siswi SMA Kanaan Jakarta
Saat saya mengajar di SMA Kanaan Jakarta/dok pribadi
Jika melakukan tips ini maka siswa yang bersangkutan pasti senang, karena gurunya mendengarkan dengan penuh perhatian.

Tips Keempat Memberi Apresiasi dan Semangat

Siapa si yang tidak mau dihargai?

Setiap orang pasti mau dihargai.

Siswa juga manusia muda yang membutuhkan penghargaan dan apresiasi dari guru.
Melalu apresiasi dan penghargaan membuat semangat siswa akan semakin besar, karena siswa merasa dihargai dan didukung oleh gurunya.

Ini bisa dilakukan melalui dua cara.

Pertama beri apresiasi melalui tepuk tangan,
jempol, ataupun pengakuan, “wah luar biasa, ini keren bangat”.

Kelihatannya sepele tetapi ini sangat berarti bagi siswa.

Hal kedua melalui kontak fisik, misalnya menepuk pundaknya, sambil berkata, “ini hebat, pak guru bangga sekali dengan kerjamu hari ini”.

Bisa juga dengan mengelus rambut sebagai tanda kasih sayang dari seorang guru kepada muridnya.

Tetapi ingat.
Bapak ibu guru harus tahu umur siswa dan tempat-tempat yang boleh atau tidak untuk disentuh oleh seorang guru.

Tips Kelima Menatap Siswamu dengan Penuh Perhatian dan Cinta yang Tulus.

Jangan gagal paham dengan kata cinta di atas bapak dan ibu guru. Baca dengan teliti maka bapak dan ibu guru tahu maksud saya.

Pandanglah siswa dengan rasa sayang, lihatlah hatinya. Ini kedengarannya aneh dan membingungkan.

Sederhananya seperti ini, andaikan anda jadi siswa bagaimana perasaannya?

kalau setiap usaha,

pengorbanan, dan

pengakuan jujur dari siswa terus menerus dianggap salah oleh guru?

Jadi tipsnya:

1.   Dengarkankan dengan penuh perhatian apa yang disampaikan oleh siswamu,

2.   Tataplah dengan penuh perhatian dan cinta yang tulus.
Point pentingnya adalah bersikap empati kepada siswa.
Jika ini dilakukan dengan tulus maka percayalah bapak dan ibu;
1.   Cinta,
2.   penghargaan, dan
3.   semangat belajar yang tingga akan terlihat dari siswa.

Lakukan semua karena cinta maka apresiasi akan diperoleh.

Demikian 7 Cara yang membuat guru Bahagia dan murid senang dalam mengikuti Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah.

Semoga ulasan sederhana ini bisa bermanfaat bagi rekan guru sekalian. 

Jangan lupa baca juga tips dan trik mengerjakan soal ujian nasional Bahasa Indonesia dengan mudah.

Belum ada Komentar untuk "7 cara yang membuat guru Bahagia dan murid senang mengikuti Pelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah."

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Themeindie.com